PHINISICE — Pengamat sepak bola asing menaruh perhatian kepada Egy Maulana Vikri yang dianggap apik dalam melakukan pergerakan tanpa bola sehingga bisa menghasilkan gol kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam. Rhysh Rosan Rai adalah pengamat sepak bola asal Singapura yang pernah punya pengalaman berlaga di lapangan hijau.
Rai menganalisis momen kemenangan Indonesia atas Vietnam yang bermula dari lemparan ke dalam Pratama Arhan. Dalam utas cuitan di media sosial, Rai menyebut pemain-pemain Vietnam gagal membangun struktur pertahanan kukuh guna mengantisipasi lemparan roket Arhan.
“Bola menjadi liar, bek panik saat melakukan sapuan dan jatuh ke Egy yang secara cerdas mencari posisi,” tulisnya melanjutkan.
Gol tersebut merupakan yang kedua bagi Egy di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebelumnya Egy menyumbang satu gol ketika Indonesia menang 6-0 atas Brunei Darussalam pada babak pertama Kualifikasi Piala Dunia yang berlangsung Oktober 2023.
Dilansir dari Transfermarkt, kini Egy mengemas delapan gol dari 24 pertandingan bersama Timnas Indonesia. Meski tak melulu menjadi pilihan utama, Egy menghadirkan opsi bagi Shin di lini depan Skuad Garuda yang saat ini makin sesak seiring kedatangan Ragnar Oratmangoen.
Jumlah gol tersebut menjadi modal bagi Egy dalam bersaing, karena dibandingkan dengan pemain-pemain lain hanya Witan Sulaeman yang memiliki koleksi gol lebih banyak. Dalam daftar pemain yang dibawa ke Vietnam, Witan menjadi top skor Timnas Indonesia dengan koleksi sembilan kali menjaringkan bola ke gawang lawan,(**)