Jakarta 26/01/2026 Di tengah dinamika sosial dan tantangan tingginya angka kemiskinan, hadir sosok perempuan muda yang menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Yasika Aulia Ramadhany, perempuan berusia 20 tahun, melalui Yayasan Putri Sulung, berhasil menghadirkan lapangan kerja sekaligus kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone.
Asriadi, selaku Ketua,Ikatan Mahasiswa Perantau Bone Jakarta, menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan dedikasi Yasika Aulia Ramadhany dalam mengelola 10 titik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bone selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekedar angka, melainkan bukti keberlanjutan sebuah pengapdian.
“Menjalankan 10 dapur MBG secara berkelanjutan membutuhkan daya tahan manajerial dan komitmen yang luar biasa. Yasika membuktikan bahwa program ini berhasil, Selama beberapa bulan berjalan, ribuan paket makanan bergizi telah disalurkan dengan baik
Lebih jauh lagi, Asriadi menilai keberadaan 10 Dapur MBG ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi lokal. Program tersebut melibatkan petani, peternak, serta tenaga kerja lokal di Kabupaten Bone yang menjadi bagian dari rantai pasok dapur MBG.
Di bawah kepemimpinan Yasika Aulia Ramadhany, standar mutu makanan tetap terjaga dengan baik sejak hari pertama hingga saat ini. Kedisiplinan dan konsistensi tersebut mencerminkan kualitas kepemimpinan muda yang berorientasi pada hasil, profesionalisme.
“Yasika Aulia Ramadhany telah melalui tantangan ini dengan sangat baik. Mengelola 10 Dapur MBG secara berkelanjutan adalah bukti nyata bahwa di tangan generasi muda yang tepat, kepedulian sosial dapat berkembang menjadi gerakan perubahan yang sistematis dan berdampak luas,”
Ia pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Yasika Aulia Ramadhany yang telah menjadi inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat Sulawesi Selatan.