Makassar — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (BADKO) Sulawesi Selatan mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait insiden penembakan terhadap seorang remaja di Kota Makassar yang belakangan menjadi sorotan publik.
HMI BADKO Sulsel menilai kasus tersebut harus ditangani secara serius dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. HMI BADKO SULSEL juga menekankan pentingnya pengungkapan fakta secara terbuka serta penegakan hukum yang adil terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Bidang pertahanan dan keamanan HMI BADKO Sulsel menyampaikan bahwa DPRD sebagai representasi rakyat memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memfasilitasi ruang dialog antara pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, keluarga korban, serta unsur masyarakat sipil.
Kami meminta DPRD Sulsel segera memfasilitasi RDP dengan menghadirkan pihak-pihak terkait agar masyarakat mendapatkan kejelasan atas peristiwa ini,” ujarnya.
“Kami mendesak DPRD Sulsel segera menginisiasi Rapat Dengar Pendapat untuk mengklarifikasi peristiwa penembakan remaja di Makassar. Publik berhak mengetahui fakta yang sebenarnya agar keadilan dapat ditegakkan,” Sudarman bidang pertahanan dan keamaanan HMI BADKO SULSEL
Menurutnya, RDP penting dilakukan guna memastikan proses hukum berjalan transparan serta mencegah potensi pelanggaran hak asasi manusia. HMI BADKO Sulsel juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus tersebut hingga terdapat kejelasan hukum.
Selain itu, HMI BADKO SULSEL meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi secara profesional dan independen. Mereka juga menekankan bahwa keselamatan warga, khususnya generasi muda, harus menjadi prioritas dalam setiap penegakan hukum.
HMI BADKO Sulsel berharap DPRD Sulsel dapat merespons tuntutan tersebut dengan cepat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap aspirasi masyarakat. Organisasi ini menegaskan bahwa pengungkapan kasus secara transparan merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Kasus penembakan remaja di Kota Makassar sendiri saat ini masih menjadi perhatian publik dan berbagai elemen masyarakat, yang berharap adanya kejelasan serta keadilan bagi korban dan keluarganya.
“Kami mendesak DPRD Sulsel untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengungkap secara terang peristiwa penembakan terhadap remaja di Makassar. Kasus ini harus dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.