GOWA – Pilkada Gowa 2024 diikuti dua pasangn calon.
Yaitu pasangn Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (HatiDamai) dan pasangan Amir Uskara-Irmawati Haeruddin (Aura).
Husniah-Darmawangsyah diusung Koalisi Hati Damai terdiri 7 partai politik.
Yaitu Gerindra, PAN, PDIP, Golkar, Demokrat, PKS dan Perindo.
Sementara Amir Uskara diusung 6 parpol, yakni PPP, Nasdem, PKB, Gelora, PKN dan Partai Buruh.
Berdasarkan data hasil Pemilu 2024, pasangan Husniah-Darmawangsyah berpeluang besar memenangkan Pilkada Gowa 2024.
Pada Pemilu 2024, daftar pemilih tetap di Kabupaten Gowa sebanyak 561. 624 dengan jumlah suara sah sebanyak 452.460.
Dari total suara sah itu, perolehan suara 7 partai politik anggota Koalisi Hati Damai sebesar 265.439 atau 58,66 persen.
Selebihnya, atau sebanyak 187.031 (41,43 persen) merupakan perolehan suara partai non Koalisi Hati Damai.
Jika 7 parpol anggota Koalisi Hati Damai mampu mempertahankan perolehan suaranya di Pemilu 2024 lalu, maka dipastikan Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin akan memenangkan Pilkada Gowa 2024.
Sebelumnya diberitakan, Koalisi Hati Damai pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Gowa 2024, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (HatiDamai), sepakat memberi amanah kepada Anzar Zainal Bate sebagai Ketua Tim Koalisi Partai Pengusung HatiDamai.
Anzar Zainal Bate merupakan caleg terpilih PDIP untuk DPRD Sulsel dari daerah pemilihan 3 meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar
Dia juga salah satu tokoh terkemuka di Kabupaten Gowa.
Penunjukan Anzar Zainal Bate disepakati dalam pertemuan Koalisi Hati Damai terdiri Gerindra, PAN, PDIP, Golkar, Demokrat, PKS dan Perindo, di Hotel Maleo, Makassar, Selasa (10/9/2024).
Rapat koalisi dihadiri Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin serta pimpinan partai politik dan anggota DPRD Gowa periode 2024-2029 yang baru dilantik pada Senin (9//9/24).
“Alhamdulillah, saya diberi kepercayaan menjadi Ketua Tim Koalisi Partai Pengusung Pasangan HatiDamai. Sasaran dan langkah taktis pergerakan partai koalisi ini adalah meningkatan elektabilitas pasangan HatiDamai,” ujar Anzar.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pergerakan tim akan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif dalam menggalang pemilih.
Mesin partai pendukung pasangan HatiDamai, kata Anzar, tidak hanya menggerakkan caleg terpilih yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Gowa periode 2024-2029.
Namun, semua kader dan simpatisan partai politik juga akan digerakkan.
“Kita (Koalisi Hati Damai) terdiri dari 26 anggota DPRD Gowa. Mereka akan menjadi pendobrak di lapangan. Tetapi bukan hanya itu saja, semua infrastruktur partai juga akan bergerak secara massif dan pastinya satu komando,” jelas Anzar.
Elit Demokrat Gowa, Lukman Naba, menambahkan parpol pengusung HatiDamai akan bekerja keras sepenuh hati dalam proses pilkada ini.
Bagi Demokrat, kata Lukman Naba, kemenangan Husniah-Darmawangsyah merupakan wibawa partai.
“Kami membawa wibawa partai kami. Begitupun dengan kawan-kawan partai pengusung. Ini menyangkut wibawa kemenangan yang akan dibawa dalam lima tahun ke depan. Oleh karena itu, khusus partai Demokrat dalam koalisi ini akan bekerja keras, allout memenangkan pasangan HatiDamai,” katanya.
Calon Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menyebut koalisi partai pengusung adalah instrumen penting dalam memenangkan pertarungan di pilkada.
Dia menyebut, soliditas dalam koalisi ini harus terus terjaga untuk sama-sama menjemput kemenangan.
“Kita membutuhkan soliditas. Kita harus sadar, bahwa dalam setiap momentum pertarungan butuh kerja keras agar kita mampu meraih hasil maksimal. Bagi saya, tidak ada pertarungan yang tidak menguras tenaga, olehnya itu butuh kolaborasi,” kata Ketua Perempuan Amanat (PUAN) Sulsel itu.
Dia berharap, partai politik dalam koalisi ini harus menjadi garda terdepan bagian pemenangan pasangan HatiDamai.