Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Hukum & Kriminal · 2 Feb 2026 WITA ·

Hukum Ditekuk, Rakyat Ditindas : Ketua DPRD Soppeng Bertingkah Seperti Penguasa Lalim


 Hukum Ditekuk, Rakyat Ditindas : Ketua DPRD Soppeng Bertingkah Seperti Penguasa Lalim Perbesar

Muhammad Abduh Azizul Gaffar
(Direktur Eksekutif Public Research Institute)

Makassar_Negara hukum yang kita cita-citakan kini kian menjauh dari substansinya. Hari ini, kita menyaksikan fenomena memilukan di mana hukum tidak lagi berdiri tegak sebagai panglima, melainkan tampak “bertekuk lutut” di hadapan syahwat politik dan relasi kekuasaan.

Ketika instrumen hukum digunakan bukan untuk melindungi hak-hak dasar rakyat, melainkan untuk melegitimasi kepentingan segelintir elit, maka saat itulah lonceng kematian demokrasi sedang berbunyi.
Relasi kekuasaan yang timpang telah menciptakan disparitas perlakuan hukum.

Hukum menjadi tajam saat berhadapan dengan rakyat kecil atau kelompok kritis, namun tumpul dan penuh kompromi ketika bersentuhan dengan lingkaran kekuasaan. Fenomena ini bukan sekadar masalah teknis yuridis, melainkan krisis moralitas kepemimpinan yang mengancam sendi-sendi kehidupan berbangsa. Public Research Institute memandang bahwa pembiaran terhadap praktik ini hanya akan melanggengkan ketidakadilan sistemik. Oleh karena itu, suara kritis tidak boleh padam.

Menyikapi berbagai isu krusial tersebut, kami sebelumnya telah merencanakan sebuah aksi unjuk rasa sebagai bentuk tekanan publik, terhadap aksi Koboi ketua DPRD Soppeng terhadap salah satu ASN yang bernama Rusaman. Namun, demi alasan cuaca dan efektivitas gerakan di lapangan, aksi yang seharusnya berlangsung pekan ini terpaksa tertunda akibat faktor cuaca buruk yang tidak memungkinkan massa untuk terkonsolidasi secara maksimal.

Akan tetapi, penundaan ini bukanlah tanda surutnya semangat perjuangan. Kami menyatakan bahwa aksi ini akan dilanjutkan kembali pada pekan depan, tepatnya pada tanggal 9 Februari.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Minta PLN Punya Tanggung Jawab Sosial di Tengah Pemadaman dan Bahaya Kebakaran

Penundaan ini kami manfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan mempertajam tuntutan. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap integritas hukum untuk tetap siaga. Ingatlah, cuaca boleh saja menghambat fisik kita, namun ia tidak akan pernah bisa memadamkan api tuntutan keadilan.

Hukum harus kembali ke jalurnya sebagai alat keadilan, bukan alat kekuasaan. Sampai jumpa di lapangan pada 9 Februari mendatang.

Artikel ini telah dibaca 110 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat

9 Juli 2026 - 13:05 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/