Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Hukum & Kriminal · 5 Feb 2026 WITA ·

PRI Gelar Aksi Jilid II di Polda Sulsel dan DPD I Golkar, Soroti Dugaan Aksi Koboi Ketua DPRD Soppeng


 PRI Gelar Aksi Jilid II di Polda Sulsel dan DPD I Golkar, Soroti Dugaan Aksi Koboi Ketua DPRD Soppeng Perbesar

Makassar, 05, Februari, 2026. — Public Research Institute (PRI) menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di depan Mapolda Sulawesi Selatan dan Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel, Kamis (5/2/2026) siang. Aksi ini menuntut penegakan hukum atas dugaan aksi koboi Ketua DPRD Soppeng, Muhammad Farid.

Aksi tersebut dipimpin oleh Romi Arunanta selaku Jenderal Lapangan. Massa aksi membawa tiga tuntutan utama, yakni menangkap dan mengadili Ketua DPRD Soppeng, mencopot Kasat Reskrim dan Kapolres Soppeng yang diduga tidak profesional atau “masuk angin”, serta memecat Muhammad Farid sebagai kader Partai Golkar.

Di Mapolda Sulsel, massa aksi diterima oleh Kanit Wasidik Polda Sulsel, Kompol Ingaba B, yang menerima aspirasi dan tuntutan massa aksi untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Eksekutif Public Research Institute, Muhammad Abdul Azizul Gaffar, dalam keterangannya kepada awak media, mengecam keras sikap Muhammad Farid yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga bernama Rusman.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi bentuk arogansi kekuasaan yang mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar Azizul Gaffar.

Ia menyebutkan bahwa dugaan tindakan kekerasan tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh Ketua DPRD Soppeng.

“Informasi yang kami terima, perbuatan serupa sudah terjadi tiga kali, namun baru sekarang ada korban yang berani melapor. Ini menunjukkan adanya ketakutan dan dugaan pembiaran selama ini,” katanya.

Baca Juga :  Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

Azizul Gaffar juga melontarkan kritik bernada sindiran terhadap perilaku pejabat publik tersebut.

“Seorang Ketua DPRD seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung hukum, bukan justru diduga melanggarnya. Negara ini tidak diatur dengan otot, tapi dengan aturan,” tegasnya.

Selain mendesak proses hukum, PRI juga meminta DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk segera mengambil sikap tegas dengan memecat Muhammad Farid (Muhammad Faris) dari keanggotaan partai.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. PRI menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan membuka kemungkinan aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak direspons.

Artikel ini telah dibaca 81 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat

9 Juli 2026 - 13:05 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/