Menu

Mode Gelap
Mobilisasi Ratusan Ketua RT/RW Barru ke Luar Kota Diduga untuk Menangkan Paslon Nomor 2 Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Bupati Barru Kumpulkan Ketua RT/RW untuk Menangkan Pasangan Dokter Ulfah & MHG AMPERA Desak Kejati Sulsel Periksa Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng Demo jilid V Ampera : Dugaan korupsi pengadaan bibit sukun dan nangka madu di Bantaeng Rekom Gerindra Ke Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin

Edukasi · 2 Okt 2024 WITA ·

Pengusulan Guru Besar Dosen Administrasi Negara Universitas Sawerigading Disetujui Senat


 Pengusulan Guru Besar Dosen Administrasi Negara Universitas Sawerigading Disetujui Senat Perbesar

MAKASSAR- Universitas Sawerigading menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka pengusulan dosen Administrasi Negara, Dr. Ahmad Syaekhu, S.Sos, S.Pd, M.Si sebagai calon guru besar.

Rapat senat yang dihadiri 17 dari 21 anggota senat Universitas Sawerigading itu, berlangsung Rabu (02/10/2024) di Aula Unsa Makassar. Sejumlah dosen lintas fakultas hadir dalam rapat tersebut untuk memberi dukungan dan doa agar pengusulan tersebut dilancarkan.

Hadir pula Tim Komite Integritas Universitas Sawerigading sebagai tim yang akan menilai kelayakan usulan Dr. Ahmad Syaekhu, S.Sos, S.Pd, M.Si sebagai calon guru besar. Tim tersebut yakni Rektor Unsa sendiri Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., Dr. Djohar, M.Si, dan Dr. Dian Eka Kusuma Wardani, SH, MH.

Ketua Senat yang juga merupakan Rektor Universitas Sawerigading, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., menyampaikan, selain Dr. Ahmad Syaekhu, S.Sos, S.Pd, M.Si, dosen lain yang namannya dianggap eligible atau memenuhi syarat sebagai guru besar adalah Dr. Andi Sumandiar, S.Sos, M,Si., Dr.Amran Syahruddin, M.Hum, MM dan Dr. Arda, S.Sos.,M.Si.

” Pengusulan ini adalah langkah awal dan menjadi syarat di internal setiap perguruan tinggi. Tentu kita memberi restu, mempermudah segala sesuatunya,”kata Melantik.

Selain itu, Melantik turut memberikan motivasi kepada dosen muda lainnya untuk memperhatikan setiap detail kebutuhan syarat kenaikan jabatan fungsional untuk mencapai guru besar.

Baca Juga :  Mengungkap Seluk-beluk Dorongan Manusia

“Guru besar atau gelar professor adalah jabatan fungsional paling tinggi sebagai seorang dosen. Dan kita semua harus mengarah diri kesana, olehnya semua hal kita persiapkan sedini mungkin,”terang Melantik.

Usai mendengarkan dan menyimak presentase Dr. Ahmad Syaekhu, S.Sos, S.Pd, M.Si., terkait pengusulan dirinya sebagai guru besar, Ketua Senat beserta anggota yang hadir bersama-sama menyetujui pengusulan tersebut karena dianggap layak.

Dr. Ahmad Syaekhu, S.Sos, S.Pd, M.Si., dalam penyampainnya di hadapan anggota senat, menceritakan secara singkat awal karirnya menjadi dosen dari sebelumnya merupakan ASN di pemerintahan.

“Dalam kurung waktu kurang lebih 11 tahun sejak 2013 lalu saya menjadi dosen yang diperbantukan di Unsa Makassar. Saya mulai mengumpulkan poin demi poin untuk bisa mencapai eligible guru besar itu baru lima tahun terakhir sejak naik Lektor Kepala tahun 2019,”cerita Ahmad.

” Saya secara pribadi sangat berharap, doa dan dukungan semua kolega di Unsa utamanya anggota senat agar semua hal dilancarkan dan dimudahkan mulai dari pengusulan hingga pada akhirnya nanti berhasil menyandang jabatan tertinggi akademik sebagai seorang professor”tutup Ahmad.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Kaprodi dan Mahasiswa S3 Sosiologi Gelar Konsolidasi Persiapan Taksonomi di Sinjai

24 Februari 2025 - 22:56 WITA

Gelar PKM, Dosen Unsa Makassar Tumbuhkan Sadar Wisata ke Siswa SMP Negeri 4 Takalar

17 Februari 2025 - 20:20 WITA

Unsa Makassar dan Dinas Pariwisata Takalar Lakukan Penandatanganan Kerjasama

17 Februari 2025 - 17:32 WITA

Diikuti Ratusan Pelajar, Unsa Makassar Gandeng English British School Gelar English Battle 2025

16 Februari 2025 - 13:24 WITA

Delegasi Unsa Makassar Terbang ke Batam Hadiri RPPP IV APTISI

15 Februari 2025 - 22:41 WITA

Rektor Bersama Ketua Yayasan Unsa Makassar Hadiri Rakerwil LLDikti 9 di Yogyakarta

11 Februari 2025 - 22:33 WITA

Trending di Edukasi