Menu

Mode Gelap
Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar HMI BADKO SULSEL:Tantang Kapolrestabes Makassar Debat Terbuka Terkait Kasus Pembunuhan Remaja dalam Perspektif Perpol No.1 Tahun 2009 FANATIK Siap Kepung Kejati Sulsel, Desak Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase Rp21,6 Miliar

News · 19 Jun 2025 WITA ·

Diduga Ada Praktik Suap, Pelaku Narkoba Dilepas Polisi di Makassar


 Diduga Ada Praktik Suap, Pelaku Narkoba Dilepas Polisi di Makassar Perbesar

MAKASSAR– Dugaan praktik suap kembali mencuat di tubuh Polrestabes Makassar, seorang pria berinisial GBN, yang sebelumnya diamankan karena dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, disebut-sebut bebas dari jerat hukum setelah memberikan uang puluhan juta rupiah kepada sejumlah oknum polisi.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, GBN ditangkap oleh Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Makassar di kawasan Maccini, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum lama ini.

 

Namun, tak lama setelah diamankan, pria yang berusia sekitar 30-an tahun itu justru diduga dilepaskan begitu saja tanpa proses hukum lanjutan.

 

GBN bebas karena diduga telah membayarkan uang tunai senilai puluhan juta.

 

Saat diamankan, polisi juga menemukan beberapa barang bukti sabu yang diduga kuat GBN merupakan pengedar.

 

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Polrestabes Makassar terkait kabar ini. Hingga Kamis (19/6/2025), upaya konfirmasi ke pihak kepolisian masih belum membuahkan tanggapan.

 

“Akan kita cek dulu ya, kebenaran beritanya, mohon maaf kami juga belum tau informasi nya,” ucap Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin.

 

Selain itu, kabar tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Aliansi Mahasiswa Anti Narkoba dan Korupsi (AMANK) Makassar.

 

Ketua AMANK Makassar, Boas menyampaikan keprihatinannya atas dugaan keterlibatan aparat penegak hukum dalam praktik curang yang justru mencederai upaya pemberantasan narkoba.

Baca Juga :  Korban Arisan Bodong di Makassar Pertanyakan Proses Hukum, Jadi Tersangka Tapi Belum Ditahan

 

“Kami sangat prihatin terhadap kondisi di tubuh kepolisian, khususnya di Makassar. Masih ada saja oknum yang diduga bermain ‘86’ dalam penanganan kasus narkoba,” tegas Boas saat dikonfirmasi media, Rabu.

 

Boas menilai, dugaan suap ini bertolak belakang dengan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang selama ini gencar menegakkan prinsip presisi dan bersih dari korupsi di institusi Polri.

 

“Seharusnya Polri menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi muda bangsa. Tapi kenyataannya, justru ada oknum yang mempermainkan hukum demi keuntungan pribadi,” ujarnya.

 

Atas dugaan tersebut, AMANK mendesak Kapolrestabes Makassar dan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar untuk segera angkat bicara dan menjelaskan secara transparan kepada publik.

 

“Ini persoalan serius. Harus ada klarifikasi resmi agar tidak merusak citra institusi dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat,” tandas Boas.

 

Pihaknya juga mengingatkan bahwa jika terbukti benar, tindakan seperti ini bisa melemahkan semangat pemberantasan narkoba di kalangan masyarakat dan aparat yang masih bersih.

 

“Transparansi adalah kunci. Kami mendesak kasus ini tidak ditutup-tutupi,” tutup Boas.

 

Hingga kini, masyarakat menanti sikap resmi dari Polrestabes Makassar untuk menjawab dugaan serius yang mengemuka ini.

 

Artikel ini telah dibaca 102 kali

Baca Lainnya

Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis

21 Maret 2026 - 06:26 WITA

Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi

12 Maret 2026 - 19:32 WITA

HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar

12 Maret 2026 - 19:14 WITA

HMI BADKO SULSEL:Tantang Kapolrestabes Makassar Debat Terbuka Terkait Kasus Pembunuhan Remaja dalam Perspektif Perpol No.1 Tahun 2009

10 Maret 2026 - 20:37 WITA

FANATIK Siap Kepung Kejati Sulsel, Desak Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase Rp21,6 Miliar

9 Maret 2026 - 15:36 WITA

Desakan Copot Kapolrestabes Makassar Menguat, HMI Badko Sulsel: Kepemimpinan Polisi Harus Bertanggung Jawab

8 Maret 2026 - 22:20 WITA

Trending di News
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/