Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

internasional · 5 Jun 2022 WITA ·

Imla Rosyidi Jemaah Termuda Ini Brangkat Dengan Kesedihan Ayahnya


 Imla Rosyidi Jemaah Termuda Ini Brangkat Dengan Kesedihan Ayahnya Perbesar

MADINA — Imla Rosyidi, 19 tahun, adalah jemaah haji Indonesia termuda di kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1). Dia berangkat haji menggantikan ayahnya yang wafat. Imran Rosyadi wafat sebab penyakit jantung pada Februari 2021 atau saat musim wabah Covid-19. Umur Ahmad Imron saat itu baru menginjak tahun ke-46.

Imla berangkat bersama ibunya, Lilis Laelasari (45 tahun). Lilis mengungkapkan perasaan bahagia dan sedih sesaat setelah mendarat di Bandara Amir Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Sabtu (4/6/2022). JKG 1 adalah kelompok terbang (kloter) kedua yang tiba di Madinah. Sebelumnya, sudah mendarat kloter 1 embarkasi Solo (SOC 1).

“Sedih campur bahagia, Imla bisa dampingi saya haji,” ungkap Lilis sambil memegang erat-erat tangan Imla, anak pertama dari empat bersaudara. Lilis tampak menahan air matanya. Dia menceritakan dirinya dan almarhum suaminya mendaftar haji tahun 2011, dengan setoran pertama masing-masing 25 juta.

“Setoran pelunasan masing-masing 17 juta setahun sebelum suami meninggal. Tidak menyangka saya haji sama anak perempuan,” ungkap Lilis yang berasal dari Jakarta Selatan. Imla sendiri tidak bersedia diwawancarai.

Imla Rosyidi lahir di Jakarta, 30 April 2003. Imla tercatat sebagai mahasiswa semester dua, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Jogjakarta, jenjang D1. Untuk sementara waktu, Imla cuti dari kuliahnya, untuk menunaikan perjalanan suci, menggantikan ayahanda tercinta, (**).

Baca Juga :  Hasil Rekomendasi Rakernas APEKSI XVI Diserahkan ke Capres Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Hingga Prabowo Subianto
Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

“Negara di Ujung Tanduk: Saat Jenderal Diduga Jadi Teknisi Mesin Pembunuh Narkoba

18 Januari 2026 - 03:22 WITA

Presiden Jokowi tiba di Afrika Selatan 

24 Agustus 2023 - 09:02 WITA

Presiden Jokowi tiba di

Dikukuhkan Duta Besar, Ini Profil Paskibra Indonesia di Berlin

15 Agustus 2023 - 08:10 WITA

Paskibra Indonesia di Berlin

Ini Pesan Pejabat KBRI Berlin kepada Peserta saat Hadiri Acara PPI Berlin

9 Agustus 2023 - 08:38 WITA

Pesan Pejabat KBRI Berlin

Presiden RI Hadiri Upacara pembukaan Chengdu 2021 FISU World University Games Tiongkok

29 Juli 2023 - 09:54 WITA

Presiden RI Hadiri Upacara

Pertama Kali di Jerman, KJRI Frankfurt Gelar Pasar Rakyat Indonesia 

4 Juli 2023 - 00:01 WITA

Pertama Kali di Jerman
Trending di internasional
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/