Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Politik · 19 Okt 2024 WITA ·

Arogansi di Panggung Politik: Teguh Iswara Janjikan Bantuan Bersyarat Jika Drg. Ulfah Jadi Bupati Barru


 Arogansi di Panggung Politik: Teguh Iswara Janjikan Bantuan Bersyarat Jika Drg. Ulfah Jadi Bupati Barru Perbesar

Barru, 14 Oktober 2024 – Teguh Iswara, anggota DPR RI yang seharusnya menjalankan tugasnya untuk mendengarkan dan menyalurkan aspirasi rakyat tanpa memandang golongan, justru membuat pernyataan kontroversial saat kampanye. Dalam video yang beredar luas, Teguh mengatakan bahwa bantuan dari program pusat hanya akan disalurkan dengan syarat jika adiknya, Drg. Ulfah, berhasil terpilih sebagai Bupati Barru. Pernyataan ini memicu kecaman dan kritik tajam dari berbagai kalangan, karena dianggap sebagai bentuk pembodohan publik dan arogansi seorang wakil rakyat.

Dalam video yang direkam oleh warga, Teguh terlihat jelas menyatakan bahwa masyarakat Barru hanya bisa merasakan manfaat dari program pemerintah pusat jika mereka memilih Drg. Ulfah sebagai Bupati Barru. “Bantuan Pusat insyaallah akan kita bawa ke kabupaten barru dengan syarat jika drg. ulfah terpilih sebagai bupati barru” Hal ini menjadi sorotan karena tugas seorang anggota DPR RI adalah memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dan terealisasi tanpa diskriminasi politik atau keluarga. Pernyataan tersebut seolah menunjukkan bahwa kepentingan pribadi dan keluarga lebih diutamakan daripada kewajiban melayani masyarakat secara adil dan merata.

Kritik Tajam terhadap Arogansi Politik

Banyak pihak melihat ini sebagai bentuk arogansi politik yang semakin menjauhkan wakil rakyat dari tanggung jawabnya. Teguh Iswara dan Drg. Ulfah, yang merupakan Adik – Kakak, kini menjadi sorotan atas dugaan penyalahgunaan posisi publik untuk kepentingan keluarga. Salah satu masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, “Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Bantuan dari pemerintah pusat seharusnya tidak dikaitkan dengan dukungan politik. Masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan manfaat dari program pemerintah, terlepas dari siapa yang mereka pilih.”

Baca Juga :  Kampanyekan Andi Utta-Edy Manaf, Camat Ujungbulu dan Tiga Lurah Jadi Tersangka

Kritikan lainnya datang dari pengamat politik lokal yang menilai pernyataan Teguh sebagai tindakan yang berpotensi merusak integritas lembaga publik. “Tindakan ini mencederai prinsip netralitas dan etika dalam pemerintahan. Hubungan keluarga seharusnya tidak menjadi faktor yang mempengaruhi aliran bantuan atau kebijakan publik. Ini adalah contoh nyata dari bagaimana ambisi politik bisa mengaburkan batasan antara pelayanan publik dan kepentingan pribadi,” tegasnya.

Tanggung Jawab Wakil Rakyat

Teguh Iswara, sebagai anggota DPR RI, memiliki kewajiban untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi semua warga tanpa kecuali. Dengan menyatakan bahwa bantuan hanya akan diberikan dengan syarat adiknya terpilih, ia telah melanggar prinsip-prinsip dasar demokrasi yang mengharuskan seorang wakil rakyat untuk melayani seluruh rakyat, bukan hanya mereka yang mendukung keluarganya.

Masyarakat Barru kini dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa politik dinasti semakin kentara di Pilkada 2024. Hubungan keluarga antara Teguh dan Drg. Ulfah seharusnya tidak menjadi dasar penentuan kebijakan atau distribusi bantuan pemerintah pusat. Ini memperkuat dugaan bahwa Pilkada Barru tidak hanya tentang kompetisi politik, tetapi juga upaya melanggengkan kekuasaan keluarga di tingkat lokal.

Masa Depan Barru: Pilihan Masyarakat

Tindakan Teguh Iswara ini menjadi peringatan bagi masyarakat Barru untuk lebih kritis dalam memilih pemimpin yang benar-benar berkomitmen melayani rakyat, bukan hanya mengutamakan kepentingan keluarga atau kelompok politik tertentu. Pilkada 2024 akan menjadi momen penting untuk menentukan apakah Barru akan dipimpin oleh sosok yang peduli pada seluruh rakyatnya atau terjebak dalam lingkaran politik dinasti.

Baca Juga :  Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

Pernyataan Teguh yang mengaitkan bantuan pemerintah pusat dengan hasil Pilkada sangat berisiko menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas proses demokrasi. Masyarakat Barru diharapkan dapat membuat pilihan cerdas dan bijak untuk masa depan daerah mereka, terlepas dari tekanan politik yang mengaburkan niat asli dari para calon pemimpin mereka.

Artikel ini telah dibaca 405 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi

12 Maret 2026 - 19:32 WITA

HMI BADKO SULSEL:Tantang Kapolrestabes Makassar Debat Terbuka Terkait Kasus Pembunuhan Remaja dalam Perspektif Perpol No.1 Tahun 2009

10 Maret 2026 - 20:37 WITA

GENGSI PUANG ATAU AROGANSI KEKUASAAN ?? Dugaan Aksi Koboi Ketua DPRD Soppeng Tuai Kecaman Publik

8 Februari 2026 - 13:57 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/