Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Hukum & Kriminal · 19 Agu 2024 WITA ·

Mahasiswa di Makassar Ditebas Parang OTK Usai Nonton Konser


 Mahasiswa di Makassar Ditebas Parang OTK Usai Nonton Konser Perbesar


MAKASSAR – Tiga mahasiswa dari Politeknik LP3I Makassar menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK)sepulang menonton konser band lokal, di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada Sabtu 17 Agustus 2024 malam.

 

Adapun tiga korban atas insiden tersebut, yakni Yusril (20),Anugerah (20) dan Gifari(20), diserang oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) yang menggunakan senjata tajam jenis parang.

 

Menurut keterangan yang diterima, insiden ini terjadi saat ketiganya hendak pulang dari konser tersebut.

 

Dalam perjalanan pulang tanpa diduga mereka mendapat serangan secara tiba-tiba secara membabi buta oleh para orang tidak dikenal (OTK).

 

Yusril (20), salah satu korban, menceritakan bahwa awalnya mereka tengah menikmati konser. Namun, tiba-tiba salah satu pelaku memukul dari belakang, memicu keributan.

 

“Itu kan sementara nonton Konser, pas nonton ada yang memukul dari belakang salah satu pelaku. Terus didorong balik sama teman yang menjadi korban juga. Setelah didorong, kita kira sudah selesai karena sudah minta maaf sama pelaku juga,” katanya saat dikonfirmasi, Senin. 19 Agustus 2024.

 

Namun, saat ketiga korban sedang dalam perjalanan pulang usai nonton konser. Tanpa diduga, mereka diserang secara tiba-tiba oleh para pelaku.

 

“Saya tujuh orang pergi nonton, pelaku ada lima atau enam orang. Tiga orang yang bawa parang. Ternyata pelaku menunggu diluar parkiran. Tidak, saling kenal, cuma sebatas liat muka. Di luar dia pepet teman yang paling depan. Dia (pelaku) kasih keluar parangnya. Begitu dia kasih keluar parangnya, itu teman langsung lari,” ucapnya.

Baca Juga :  Prestasi 'Luar Biasa' Ketua DPRD Soppeng: Tendang ASN dan Bikin Integritas Polisi 'Batuk-Batuk' Di duga Masuk Angin

 

Tak hanya itu, ia menyebut bahwa para pelaku menebaskan parang kepada korban hingga mengalami luka yang cukup parah.

 

“Setelah itu saya tidak tau teman-teman saya lari ke mana. Saya sudah diparangi, luka goresan di punggung dan bekas parangnya di samping perut. Teman yang dua itu punggung bawanya sama tangan ditebas,” bebernya.

 

Akibat serangan ini, ketiganya mengalami luka yang cukup serius, bahkan tulang Anugerah retak hingga harus menjalani operasi.

 

“Yang di rumah sakit sekarang ini di tangan kirinya. Sekarang teman saya Anugerah masih di rawat di RS Faisal karena harus dioperasi besar. Yang melapor pertama itu teman saya, karena langsung di tangani sama orang tuanya di Polsek Mariso,” bebernya.

 

Sementara itu, Kapolsek Mariso, AKP I Wayan Suanda mengaku, saat ini pihaknya sementara melakukan penyelidikan dibalik penyerangan tersebut.

 

“Sementara masih lidik. Kita lihat CCTV apa penyebabnya,” katanya saat dikonfirmasi.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat

9 Juli 2026 - 13:05 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/