Menu

Mode Gelap
GMAK Sulsel Akan Kepung Polda, Desak Polisi Bongkar Mafia Rokok Ilegal di Luwu Raya Mahasiswa Universitas Megarezky Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jeneponto Gelar Penanaman Pohon Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar

Hukum & Kriminal · 14 Mei 2026 WITA ·

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi


 HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi Perbesar

Makassar — Maraknya aksi geng motor yang terjadi di Kota Makassar belakangan ini menjadi ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban masyarakat. Aksi brutal yang dilakukan kelompok geng motor tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga menciptakan rasa takut di ruang-ruang publik, terutama pada malam hari.

Fenomena ini dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata. Penanganan dan penumpasan geng motor membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, keluarga, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan.

Bidang Pertahanan dan Keamanan HMI Sulawesi Selatan menegaskan bahwa persoalan geng motor merupakan masalah sosial yang kompleks dan harus diselesaikan secara kolektif.

“Penumpasan geng motor bukan hanya tugas polisi. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Makassar. Jika semua pihak hanya menonton dan menyalahkan aparat, maka masalah ini tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

Menurutnya, aparat kepolisian memang memiliki kewenangan dalam penegakan hukum, namun akar persoalan geng motor lahir dari lemahnya kontrol sosial di tengah masyarakat. Kurangnya perhatian keluarga, minimnya pendidikan moral, pengaruh lingkungan, serta rendahnya kepedulian sosial menjadi faktor yang turut melahirkan kelompok-kelompok kekerasan jalanan tersebut.

HMI Sulsel menilai bahwa masyarakat selama ini cenderung bersikap pasif terhadap fenomena geng motor. Banyak warga memilih diam meski mengetahui aktivitas kelompok-kelompok tersebut di lingkungannya. Padahal, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi dan melakukan pengawasan lingkungan sangat penting untuk mencegah berkembangnya aksi kriminalitas.

Baca Juga :  Plh Sekda Andi Darmawan Bintang Buka Diskusi Publik Setop Perkawinan Usia Anak

“Jangan sampai kita hanya ramai setelah ada korban. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah Kota Makassar juga diminta untuk tidak hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata. Dibutuhkan program pembinaan pemuda yang lebih serius melalui kegiatan positif, pelatihan keterampilan, pendidikan karakter, hingga penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam kelompok-kelompok kekerasan jalanan.

HMI Sulsel juga mendorong adanya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, sekolah, kampus, dan organisasi masyarakat untuk bersama-sama membangun gerakan sosial melawan geng motor.

Menurutnya, jika masyarakat dan negara berjalan sendiri-sendiri, maka aksi geng motor akan terus tumbuh dan menjadi ancaman permanen bagi Kota Makassar.

“Makassar tidak boleh kalah oleh kelompok-kelompok yang merusak ketenangan masyarakat. Kota ini harus dijaga bersama. Keamanan adalah tanggung jawab kolektif,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

GMAK Sulsel Akan Kepung Polda, Desak Polisi Bongkar Mafia Rokok Ilegal di Luwu Raya

13 Mei 2026 - 20:23 WITA

Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan Tambang Diduga Ilegal di Sinjai, Publik Murka: “Tangkap Pemilik Tambang dan Copot Kapolres!”

9 Mei 2026 - 14:39 WITA

Mahasiswa Universitas Megarezky Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jeneponto Gelar Penanaman Pohon

28 April 2026 - 15:22 WITA

FANATIK Mengutuk keras Dugaan transaksional Balai BWS V sulbar

21 April 2026 - 17:37 WITA

Mahasiswa Universitas Megarezky Makassar gelar KKN dengan fokus peogram kesehatan di Jeneponto

17 April 2026 - 13:29 WITA

Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis

21 Maret 2026 - 06:26 WITA

Trending di Edukasi
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/