Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Hukum & Kriminal · 18 Jan 2026 WITA ·

Duit Rakyat Nyangkut Miliaran, PRI Ancam Demo Besar-besaran Mendesak Kajati Sulsel menangkap dan Mengadili Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir !


 Duit Rakyat Nyangkut Miliaran, PRI Ancam Demo Besar-besaran Mendesak Kajati Sulsel menangkap dan Mengadili Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir ! Perbesar

Makassar — Public Research Institute (PRI) menyatakan akan menyiapkan aksi Unjuk rasa secara besar-besaran sebagai bentuk pengawalan atas belum tuntasnya tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pembayaran tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Parepare.

Sebagaimana diketahui Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan atas LKPD Kota Parepare Tahun Anggaran 2024, BPK mencatat adanya kelebihan pembayaran tunjangan sebesar Rp1.444.122.000, dengan sisa Rp1.389.586.700 belum dipulihkan ke kas daerah hingga pertengahan 2025.

Direktur Eksekutif PRI, Muhhammad Abduh Azizul Gaffar, menilai lambannya pemulihan keuangan daerah tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait komitmen akuntabilitas dan kepastian hukum. “Temuan BPK bersifat final dan wajib ditindaklanjuti. Ketika sisa kelebihan pembayaran miliaran rupiah dibiarkan menggantung, publik berhak mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” ujar Abduh, dalam rilisnya.

Menurut PRI, persoalan ini tidak dapat dipersempit sebagai kekeliruan administratif semata. BPK secara tegas menyatakan bahwa penetapan besaran tunjangan DPRD Parepare tidak sesuai dengan standar kewajaran dan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk PP Nomor 1 Tahun 2023 dan Permendagri Nomor 11 Tahun 2007. BPK juga mengungkap bahwa tunjangan perumahan dan transportasi yang diterima anggota DPRD Parepare melampaui hasil penilaian harga pasar oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), sehingga memicu terjadinya kelebihan pembayaran dalam jumlah signifikan.

Baca Juga :  Antara Rakyat dan Rompi Oranye: Labirin Maut Kepala Daerah di Tahun 2026

PRI menilai, apabila temuan tersebut tidak segera dituntaskan, maka berpotensi berkembang menjadi persoalan hukum yang lebih serius, mengingat PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah mewajibkan setiap kerugian daerah untuk dipulihkan.

“Kami menyiapkan aksi unjuk rasa dalam waktu dekat ini sebagai mekanisme kontrol warga negara. Ini bukan tekanan politik, melainkan pengingat konstitusional bahwa uang negara harus dipertanggungjawabkan,” kata Abduh.

PRI menyatakan, bahwa kami akan mengepung kejaksaan Tinggi sekawesi selatan dalam waktu dekat apabila tidak terdapat langkah konkret berupa pemulihan penuh ke kas daerah dan kejelasan penanganan hukum atas temuan BPK tersebut.

PRI menegaskan seluruh bentuk pengawalan akan dilakukan secara damai, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan hukum, sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

Artikel ini telah dibaca 239 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat

9 Juli 2026 - 13:05 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/