Menu

Mode Gelap
Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar HMI BADKO SULSEL:Tantang Kapolrestabes Makassar Debat Terbuka Terkait Kasus Pembunuhan Remaja dalam Perspektif Perpol No.1 Tahun 2009 FANATIK Siap Kepung Kejati Sulsel, Desak Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase Rp21,6 Miliar

Pemerintahan · 3 Agu 2023 WITA ·

Roadshow Puspaga To Mall, Bunda PAUD Sulsel Ingatkan Pentingnya Parenting Ayah


 Roadshow Puspaga To Mall, Bunda PAUD Sulsel Ingatkan Pentingnya Parenting Ayah Perbesar

MAKASSAR | Roadshow Puspaga To Mall , Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulsel bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Sulsel dan Bunda PAUD Sulsel, menggelar Roadshow Puspaga to Mall, yang dilaksanakan di Nipah Park Makassar, Kamis, 3 Agustus 2023. Dalam roadshow yang digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ini, juga dilaksanakan Talkshow Parenting Ayah: Membangun Resiliensi Anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulsel, Andi Mirna, mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan bimbingan dan edukasi, parenting ayah membangun resilensi untuk anak. Ini sangat penting apalagi di jaman globalisasi saat ini, anak-anak sangat membutuhkan pendampingan ayah.

“Jangan hanya ibu saja, karena bersama sama mendidik anak ini sangat kami harapkan. Dan memang kegiatan seperti ini akan kami lakukan rutin, kami akan roadshow di seluruh PAUD yang ada termasuk di daerah,” ujarnya.

Roadshow Puspaga To Mall Ia mengungkapkan, tema peringatan Hari Anak tahun ini, Anak Terlindungi Indonesia Maju. Sesuai dengan tema, diharapkan Indonesia di tahun 2030 adalah Indonesia layak anak. Dan di 2045 menjadi Indonesia emas.

‘” Jadi bagaimana kita mendidik, membesarkan anak-anak kita yang sekarang ini menjadi bibit pemimpin bangsa yang akan datang. Jangan hanya pengetahuan formalnya, tapi mental spiritualnya juga dipersiapkan menghadapi jalan globalisasi dan tantangan lebih besar di masa yang akan datang,” terangnya.

Baca Juga :  Bagaimana perusahaan menggunakan strategi

Khusus di Sulsel, kata Andi Mirna, tema peringatan Hari Anak adalah Mewujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak menuju Sulsel menjadi andalan Indonesia. Tema ini untuk menggugah pemerintah dan seluruh stakeholder termasuk anak, untuk bersinergi memenuhi perlindungan dan mewujudkan lingkungan aman dan ramah bagi anak, terutama di lingkungan rumah tangga melalui pengasuhan orang tua.

“Data yang ada di kami, kebanyakan kekerasan anak adanya di rumah tangga. Ini harus disikapi bersama-sama. Dalam mendidik anak harus memperhatikan apa yang akan kita perbuat. Anak cepat sekali mencontoh,” ungkapnya.

Iapun berharap, organisasi wanita bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah. Hak-hak anak harus dilindungi. Hak anak bersekolah, bermain, kesehatan, hingga perlindungan.

“Kami sangat kami harapkan organisasi wanita menjadi pelopor dan pelapor untuk melindungi hak hak anak,” terangnya.

Sementara, Ketua Pokja Bunda PAUD Sulsel,  Sri Astuti Thamrin, yang mewakili Bunda PAUD Sulsel, menyampaikan, membangun karakter anak tidaklah mudah. Parenting ayah sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan jika pemerintah saat ini gencar mensosialisasikan gerakan transisi PAUD ke SD.

“Banyak dari kita yang saking sayangnya ke anak, sehingga melanggar terkait hak-hak anak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam gerakan transisi PAUD ke SD, ada tiga hal yang mulai gencar disosialisasikan. Pertama, tidak boleh lagi mengharuskan anak PAUD harus bisa membaca, menulis, dan berhitung untuk bisa diterima di SD.  Mengapa? Karena kemampuan anak bukan hanya membaca menulis dan berhitung. Banyak pondasi lainnya yang sangat perlu dikembangkan.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel Gandeng OJK Bangun Ekosistem Bisnis Budidaya Pisang 

Kedua, harus ada masa pengenalan ketika anak PAUD masuk SD. Bukan hanya satu dua hari, tapi minimal dua pekan. Mereka harus ada masa peralihan, tidak harus diberikan pelajaran. Mereka butuh masa transisi.

Ketiga, wajib ditetapkan pembelajaran yang efektif, efisien, dan inovatif yang membuat anak-anak tertarik belajar. Caranya bermain sambil belajar. (**)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain Ikuti saluran PHINISICE SULSEL di [ WhatsApp  ]

Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya

FANATIK Mengutuk keras Dugaan transaksional Balai BWS V sulbar

21 April 2026 - 17:37 WITA

Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis

21 Maret 2026 - 06:26 WITA

Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi

12 Maret 2026 - 19:32 WITA

HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar

12 Maret 2026 - 19:14 WITA

HMI BADKO SULSEL:Tantang Kapolrestabes Makassar Debat Terbuka Terkait Kasus Pembunuhan Remaja dalam Perspektif Perpol No.1 Tahun 2009

10 Maret 2026 - 20:37 WITA

FANATIK Siap Kepung Kejati Sulsel, Desak Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase Rp21,6 Miliar

9 Maret 2026 - 15:36 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/