Menu

Mode Gelap
GMAK Sulsel Akan Kepung Polda, Desak Polisi Bongkar Mafia Rokok Ilegal di Luwu Raya Mahasiswa Universitas Megarezky Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jeneponto Gelar Penanaman Pohon Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar

Edukasi · 21 Apr 2026 WITA ·

FANATIK Mengutuk keras Dugaan transaksional Balai BWS V sulbar


 FANATIK Mengutuk keras Dugaan transaksional Balai BWS V sulbar Perbesar

Jakarta— Forum Aktivis Nasional Anti Korupsi (FANATIK) secara resmi melayangkan surat somasi keras/peringatan terakhir kepada Kepala Balai BWS V Sulawesi Barat terkait dugaan penyimpangan dalam proses lelang proyek pembangunan pengendalian banjir Sungai Mandar Tahun Anggaran 2026.

Surat bernomor 026/B/FANATIK/2026 tersebut memuat sejumlah temuan hasil pemantauan dan pengumpulan data yang mengindikasikan adanya pelanggaran serius dalam proses pengadaan. Di antaranya adalah dugaan tidak transparannya evaluasi dan penetapan pemenang lelang, indikasi kuat persekongkolan tender, hingga potensi konflik kepentingan yang mencederai prinsip dasar pengadaan barang/jasa pemerintah.

Selain itu, FANATIK juga menyoroti adanya dugaan komunikasi tidak wajar antara pihak internal balai dengan peserta lelang sebelum penetapan pemenang. Hal ini dinilai berpotensi melanggar prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta persaingan sehat sebagaimana diatur dalam regulasi pengadaan.

Dalam surat tersebut, FANATIK menegaskan tuntutan kepada pihak terkait untuk segera menghentikan atau membatalkan hasil lelang, melakukan evaluasi ulang secara terbuka, serta membuka seluruh dokumen proses kepada publik. Pihak balai diberikan waktu 3 (tiga) hari kalender untuk memberikan klarifikasi resmi.

Menanggapi situasi ini, aktivis muda sekaligus perwakilan FANATIK, Muhammad Abduh Azizul Gaffar, menegaskan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah lanjutan berupa pelaporan resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

“Jika dalam batas waktu yang diberikan tidak ada itikad baik atau klarifikasi yang transparan, kami akan melaporkan secara resmi dugaan ini ke KPK. Kami menduga adanya indikasi transaksi under table dalam proses lelang yang mencederai integritas pengelolaan anggaran negara,” tegas Abduh.

Baca Juga :  Pemprov Lanjutkan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Selayar

Ia juga menambahkan bahwa FANATIK bersama elemen mahasiswa dan masyarakat sipil akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk kontrol sosial.

“Aksi demonstrasi akan kami lakukan sebagai tekanan moral dan bentuk keberpihakan kepada publik agar praktik-praktik kotor dalam proyek pemerintah tidak dibiarkan. Ini bukan hanya soal satu proyek, tapi menyangkut masa depan tata kelola yang bersih,” lanjutnya.

Sementara itu, tokoh pemuda asal Mapilli, Abdul Jalal Bohari yang akrab disapa Intonk, turut memberikan tanggapan atas mencuatnya isu tersebut. Ia menyatakan keprihatinannya terhadap dugaan praktik tidak sehat dalam proyek yang seharusnya memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami sebagai masyarakat lokal tentu berharap proyek pengendalian banjir ini berjalan dengan jujur dan profesional. Jika benar ada praktik under table, maka ini adalah pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat,” ujar Intonk.

Ia juga mendukung langkah yang diambil oleh FANATIK untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami mendukung penuh upaya pelaporan ke KPK dan mendorong semua pihak untuk membuka fakta sebenar-benarnya. Jangan sampai proyek yang menyangkut keselamatan masyarakat justru dikotori oleh kepentingan segelintir orang,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 105 kali

Baca Lainnya

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

GMAK Sulsel Akan Kepung Polda, Desak Polisi Bongkar Mafia Rokok Ilegal di Luwu Raya

13 Mei 2026 - 20:23 WITA

Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan Tambang Diduga Ilegal di Sinjai, Publik Murka: “Tangkap Pemilik Tambang dan Copot Kapolres!”

9 Mei 2026 - 14:39 WITA

Mahasiswa Universitas Megarezky Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jeneponto Gelar Penanaman Pohon

28 April 2026 - 15:22 WITA

Arbitrase Finansial: Cara Mendapatkan Return 20% dalam 72 Jam Tanpa Risiko

24 April 2026 - 03:57 WITA

Arbitrase Finansial Cara Mendapatkan

Mahasiswa Universitas Megarezky Makassar gelar KKN dengan fokus peogram kesehatan di Jeneponto

17 April 2026 - 13:29 WITA

Trending di News
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/