Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Pemerintahan · 4 Agu 2025 WITA ·

Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Makassar, Dukung Indonesia Emas 2045


 Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Makassar, Dukung Indonesia Emas 2045 Perbesar

MAKASSAR– Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Makassar sebagai bagian dari strategi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 

Acara yang mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini berlangsung di Vann in Sky, Makassar, pada Rabu (30/7/2025).

 

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat sejak dini.

 

Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa program MBG merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

 

“Generasi sehat adalah fondasi Indonesia Emas 2045. Jika anak-anak tumbuh dengan kondisi stunting, anemia, atau kekurangan gizi, maka mereka akan sulit bersaing di masa depan. MBG hadir sebagai solusi konkret,” ujarnya.

 

Ashabul mencontohkan keberhasilan program makan gratis di Ethiopia yang mampu meningkatkan kehadiran siswa dan kualitas belajar. Ia meyakini Indonesia bisa mencapai dampak serupa karena memiliki sumber daya pangan yang melimpah.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa MBG tak hanya berdampak pada gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dengan menyerap produk petani, nelayan, peternak, dan UMKM.

 

“Anggaran MBG bukan beban, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” tambahnya.

 

Direktur Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Gunalan, dalam pemaparannya menegaskan bahwa MBG merupakan upaya membentuk budaya makan sehat sejak usia dini.

Baca Juga :  Mahasiswa Kritik Respons Kilat Pemerintah dalam Sengketa Lahan Elite, Rakyat Kecil Justru Terabaikan

 

“Program ini bukan sekadar memberi makanan, tetapi bagian dari intervensi menyeluruh dalam empat fase pertumbuhan anak — mulai dari 1.000 hari pertama kehidupan hingga remaja,” ujarnya.

 

Ia juga menyebutkan bahwa tantangan gizi nasional masih signifikan. Sebanyak 26,5% rumah tangga di Indonesia, khususnya di wilayah timur, masih menghadapi kesulitan dalam mengakses pangan sehat.

 

Tenaga Ahli BGN, Anyelir Puspa Kemala, menambahkan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, tenaga kesehatan, pendidik, dan UMKM lokal.

 

“Program ini tidak hanya mencukupi 20–30% kebutuhan kalori anak, tapi juga meningkatkan literasi gizi dan mendukung ekonomi lokal,” ucapnya.

 

Sementara itu, Dosen UIN Alauddin Makassar, Syamsul Qomar, mengaitkan program MBG dengan nilai-nilai agama. Ia menyebutkan bahwa ajaran Surah Al-Ma’un dalam Al-Qur’an menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim dan orang miskin.

 

“MBG adalah bentuk nyata kepedulian sosial yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan,” kata Syamsul.

 

Dengan dukungan lintas sektor, program MBG diharapkan mampu mencetak generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju 2045.

 

 

Artikel ini telah dibaca 95 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

GMAK Sulsel Akan Kepung Polda, Desak Polisi Bongkar Mafia Rokok Ilegal di Luwu Raya

13 Mei 2026 - 20:23 WITA

Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan Tambang Diduga Ilegal di Sinjai, Publik Murka: “Tangkap Pemilik Tambang dan Copot Kapolres!”

9 Mei 2026 - 14:39 WITA

Trending di Edukasi
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/