Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Hukum & Kriminal · 4 Nov 2025 WITA ·

Petugas Satpol PP dan Bocah Jadi Korban Tawuran Antarwarga di Makassar


 Petugas Satpol PP dan Bocah Jadi Korban Tawuran Antarwarga di Makassar Perbesar

MAKASSAR — Aksi tawuran antarwarga kembali pecah di Kota Makassar. Dua kelompok warga dari Kampung Sapiria dan Kampung Borta terlibat bentrok di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Senin (3/11/2025).

 

Akibatnya, seorang anak berusia tujuh tahun dan seorang petugas Satpol PP mengalami luka tertancap anak panah busur.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan antarwarga ini telah terjadi selama tiga hari berturut-turut.

 

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah remaja saling serang menggunakan anak panah busur dan petasan di area pekuburan.

 

Suasana di sekitar lokasi tampak mencekam, sementara warga sekitar dilanda ketakutan karena suara ledakan dan teriakan yang tak kunjung reda.

 

Satreskoba Polrestabes Makassar Disorot, Diduga ’86’ Hingga Tangkap Lepas Pelaku Narkoba

 

Salah satu video lainnya memperlihatkan seorang bocah dibawa warga dalam kondisi terluka setelah dadanya tertancap anak panah.

 

Selain itu, seorang petugas Satpol PP juga mengalami luka di bagian kepala saat berusaha melerai dua kelompok yang bertikai.

 

Kapolsek Tallo, Kompol Syamsuardi, membenarkan adanya dua korban dalam insiden tersebut.

 

Ia mengatakan, anak yang tertancap anak panah telah mendapatkan pertolongan medis dan kondisinya berangsur membaik.

 

“Ada korban, tapi sudah dicabut (anak panahnya). Tidak terlalu parah karena langsung ditangani,” ujar Kompol Syamsuardi, Senin malam.

 

Syamsuardi menuturkan, penyebab tawuran hingga kini masih dalam penyelidikan.

Baca Juga :  5 Hari Ditahan ,Politikus Golkar Masih Bungkam Soal Keroyok Ketum KNPI

 

Dari keterangan sementara, bentrokan diduga tidak dipicu masalah tertentu, melainkan spontanitas antarkelompok remaja yang saling terpancing.

 

“Istilahnya tidak ada penyebab khusus, tiba-tiba saja saling serang. Tidak ada masalah yang jelas, timbul begitu saja,” jelasnya.

 

Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, polisi meningkatkan intensitas patroli dan memanggil sejumlah tokoh masyarakat dari kedua kubu untuk melakukan mediasi.

 

“Kami sudah memanggil para tokoh masyarakat untuk membantu meredam situasi. Patroli juga kami perketat agar tidak ada tawuran lanjutan,” tegas Kapolsek Tallo.

 

Polisi kini masih menyelidiki dalang serta pihak yang memicu bentrokan berkepanjangan tersebut.

 

“Kita masih mencari pelakunya, termasuk mendalami siapa yang memulai dan apa motif di balik tawuran ini,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat

9 Juli 2026 - 13:05 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/