Menu

Mode Gelap
BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi” Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

Hukum & Kriminal · 7 Nov 2025 WITA ·

Tawuran di Tallo Makassar Kembali Pecah, Bom Molotov Nyaris Bakar Rumah Warga


 Tawuran di Tallo Makassar Kembali Pecah, Bom Molotov Nyaris Bakar Rumah Warga Perbesar

MAKASSAR — Aksi tawuran antarwarga kembali pecah di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (6/11/2025) malam.

 

Dua kelompok warga saling serang menggunakan busur, batu, petasan, hingga bom molotov, membuat situasi di kawasan tersebut kembali mencekam.

 

Bentrokan yang berlangsung sejak petang hingga malam itu membuat aparat kepolisian kewalahan karena aksi meluas ke beberapa titik.

 

Warga sekitar panik setelah salah satu bom molotov yang dilempar pelaku mengenai rumah semi permanen milik warga.

 

Beruntung, api cepat dipadamkan aparat bersama warga sehingga tidak menimbulkan kebakaran besar.

 

Tawuran baru mereda setelah ratusan personel gabungan dari Polrestabes Makassar, Brimob, TNI, dan Satpol PP dikerahkan ke lokasi.

 

Para pelaku langsung melarikan diri begitu petugas tiba di tempat kejadian.

 

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, bentrokan kembali pecah setelah pasukan pengamanan yang sebelumnya disiagakan di beberapa pos ditarik untuk evaluasi situasi.

 

“Sebenarnya sudah ada kesepakatan untuk tidak lagi tawuran. Kami sudah tempatkan pos selama satu bulan yang dijaga Brimob, TNI, dan Satpol PP. Saat situasi mulai kondusif, kami coba tarik pasukan, tapi ternyata tawuran kembali terjadi,” ujar Arya, Jumat (7/11/2025).

 

Menurut Arya, fenomena tawuran di wilayah utara Makassar tak akan pernah tuntas jika masyarakat tidak ikut berperan menjaga keamanan di lingkungannya.

Baca Juga :  KKMB Tantang Kapolres dan Kasat Narkoba baru Bongkar Sindikat Bandar Sabu di Kecamatan Kajang

 

“Polri, TNI, dan Pemkot butuh kerja sama masyarakat untuk menciptakan situasi kondusif. Kalau hanya aparat yang terus berjaga tanpa kesadaran warga, sulit bagi kami menjaga ketertiban,” jelasnya.

 

Ia juga menyoroti banyaknya pelaku tawuran yang masih berusia muda.

 

“Anak-anak inilah yang paling sering jadi pelaku sekaligus korban. Kami berharap para orang tua bisa lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut terlibat,” tambah Arya.

 

Untuk mencegah bentrokan susulan, aparat gabungan kembali ditempatkan di beberapa titik rawan.

 

“Kami akan tempatkan pasukan lagi hari ini, berharap tidak ada lagi tawuran. Jika masih ada yang terlibat, kami akan tindak tegas,” tegasnya.

 

Arya juga mengingatkan para orang tua agar tidak melindungi anaknya jika tertangkap melakukan aksi tawuran.

 

”Kalau ada yang tertangkap, berarti memang ada kesalahannya. Siapa pun yang melindungi pelaku bisa dikenakan pidana karena termasuk menghalangi proses hukum,” ujarnya.

 

Tawuran di wilayah Tallo telah berlangsung hampir sepekan, terutama di kawasan pekuburan Beroanging.

 

Konflik ini melibatkan dua kelompok warga dari Kampung Sapiria dan Kampung Borta.

 

Bahkan dalam salah satu kejadian, seorang ibu-ibu terekam ikut melempar batu ke arah lawan.

 

Sebelumnya, seorang bocah berusia tujuh tahun dan petugas Satpol PP menjadi korban luka akibat tertancap anak panah busur saat mencoba melerai bentrokan pada Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  FANATIK Siap Kepung Kejati Sulsel, Desak Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase Rp21,6 Miliar

 

Video yang beredar menunjukkan suasana mencekam di lokasi. Sejumlah remaja terlihat saling serang menggunakan busur dan petasan.

 

Sementara warga di sekitar lokasi tampak panik dan berusaha menjauh dari area pertikaian.

Artikel ini telah dibaca 83 kali

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Jeritan Nelayan di Balik Tanda Tangan: FANATIK Siapkan Aksi Besar ke Polda Sulsel, Dugaan Pungli Rekomendasi BBM Nelayan Pangkep Makin Menguat

9 Juli 2026 - 13:05 WITA

Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan

19 Juni 2026 - 00:00 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

Siapa yang Melindungi? FANATIK Desak Propam Usut Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng, Isu Kedekatan dengan Legislator Komisi III DPR RI Ikut Disorot

15 Juni 2026 - 23:23 WITA

HMI BADKO SULSEL; Geng motor bukan hanya tanggung jawab Polisi

14 Mei 2026 - 13:23 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/