Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Universitas Megarezky Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jeneponto Gelar Penanaman Pohon Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi HMI BADKO Sulsel Desak DPRD Sulsel Gelar RDP Terkait Penembakan Remaja di Makassar HMI BADKO SULSEL:Tantang Kapolrestabes Makassar Debat Terbuka Terkait Kasus Pembunuhan Remaja dalam Perspektif Perpol No.1 Tahun 2009

News · 23 Jun 2025 WITA ·

10 Polisi di Sulsel Dipecat, Kasus Pidana dan Disersi


 10 Polisi di Sulsel Dipecat, Kasus Pidana dan Disersi Perbesar

MAKASSAR – Sebanyak 10 personel Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

 

Upacara pemecatan digelar secara simbolis di lapangan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (23/6/2025).

 

Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono memimpin langsung prosesi PTDH dengan menyilang foto para personel yang diberhentikan.

 

Ia menyatakan, penerapan sanksi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan integritas.

 

“Kita berkomitmen membangun budaya kerja yang baik, dengan penghargaan dan sanksi yang jelas serta terukur,” ujar Rusdi.

 

Ia menegaskan, setiap pelanggaran akan ditindak tegas melalui prosedur hukum dan kode etik yang berlaku.

 

Rusdi juga menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan nama baik institusi.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto menyebut, sebagian besar personel yang diberhentikan terlibat kasus disersi dan tindak pidana.

 

“Disersi dan pidana, pidananya banyak. Kalau rinciannya belum tahu juga,” ungkap Didik.

 

Salah satu personel yang di-PTDH adalah Briptu MRA dari Satbrimob Polda Sulsel karena meninggalkan tugas lebih dari 30 hari berturut-turut tanpa izin.

 

Selain menjatuhkan sanksi, Polda Sulsel juga memberikan penghargaan kepada 137 personel berprestasi.

 

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dalam menjaga nama baik institusi serta pengungkapan sejumlah kasus penting, termasuk kasus pembunuhan.

Baca Juga :  Polda Sulsel Tangkap 844 Pelaku Kejahatan Selama Sebulan

 

“Yang mendapatkan penghargaan ada dari penanganan dan pengungkapan kasus besar,” tutur Didik.

 

Langkah ini disebut sebagai bentuk keseimbangan antara penegakan disiplin dan apresiasi kinerja dalam tubuh Polri.

Artikel ini telah dibaca 89 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa Universitas Megarezky Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jeneponto Gelar Penanaman Pohon

28 April 2026 - 15:22 WITA

FANATIK Mengutuk keras Dugaan transaksional Balai BWS V sulbar

21 April 2026 - 17:37 WITA

Mahasiswa Universitas Megarezky Makassar gelar KKN dengan fokus peogram kesehatan di Jeneponto

17 April 2026 - 13:29 WITA

GMPR Gelar Sekolah Demonstran Angkatan XVII, Angkat Tema “Republik Maruk” di Makassar

6 April 2026 - 08:30 WITA

Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis

21 Maret 2026 - 06:26 WITA

Aidil Aksa Putra Kabaena Siap Nahkodai FANATIK, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Anti Korupsi

12 Maret 2026 - 19:32 WITA

Trending di Edukasi
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/