Menu ✖

Mode Gelap
KARHUTLA DI INDONESIA: ASAP PM2.5 MENGANCAM KESEHATAN, PEMERINTAH HARUS BERTINDAK TEGAS FANATIK Siap Kepung Polda Sulsel dan BBWS, Proyek JIAT Rp21,6 Miliar di Selayar Disorot: Abduh Tegaskan Aksi Sekaligus Pelaporan Resmi BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Rokok Ilegal Hilang dari Polres? FANATIK Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Pembiaran, Nama Kasat Reskrim Bantaeng Kembali Jadi Sorotan Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

Nasional · 19 Agu 2022 WITA ·

Tiga Menteri RI Tanam Mangrove di Maros


 Tiga Menteri RI Tanam Mangrove di Maros Perbesar

Phinisice.id,Maros –Tiga Menteri RI Tanam Mangrove di Maros , Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Siti Nurbaya Bakar; Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono; serta MenteriMarves yang diwakili Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi, Tedi Bharata melakukan penanaman mangrove di Dusun Marannu, Desa Marana, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Jumat, 19 Agustus 2022.

Penanaman Mangrove dengan tema “Taman Mangrove, Bangun Ekonomi Pesisir” pada program Rehabilitas Kawasan Mangrove seluas 31 Hektar di Maros dilaksanakan PT. Pelindo melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Untuk hari ini di lima titik di Indonesia. Di Maros pada 2 titik lokasi yakni seluas 13 Ha di Desa Marana, dan 18 Ha di Kuri Caddi.

“Kami senang sekali Pak Menko Marves, Ibu Menteri Lingkungan dan Kehutanan serta Menteri Kelautan dan Perikanan hadir. Untuk melihat lingkungan kita lebih baik ke depan dan berkomitmen hadir di Sulsel,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman menyampaikan Sulsel memiliki hutan mangrove sekitar 12.000 hektare, panjang pesisir pantai 1.937 KM.

“Kami di Sulsel selama RPJMD ini telah menanam 1,7 juta mangrove, mungkin skala nasional kecil, tetapi skala untuk provinsi sudah lumayan banyak,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga :  Presiden Tekankan Pentingnya Peningkatan Ekspor dan Investasi dalam Pertumbuhan Ekonomi

Ia juga menyampaikan terkait penerapan pembangunan hijau serta menghadirkan ekonomi hijau yang meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial, sekaligus mengurangi risiko lingkungan secara signifikan. Menghadirkan program-program penghijauan.

Sulsel memiliki kelimpahan energi, terutama dari energi terbarukan, selain mengharapkan agar tanah negara yang Hak Guna Usaha (HGU) dikelola swasta tetapi diterlantar dan sudah tidak dimanfaatkan dan tidak memberikan kontribusi untuk dapat digunakan untuk penghijauan. Termasuk penanaman mangrove.

Kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Andi Sudirman menyampaikan, kepada seluruh siswa di Sulsel yang berjumlah 500 ribu orang wajib menanam 5 pohon persiswa.

“Jadi sebelum penerimaan lapor atau ijazah di cek dulu mana pohonnya dan kita ada registrasi dengan penomoran, ini sudah tahun ke dua. Di usia tiga tahun kalau mau tebang harus ada izin dari dinas kehutanan atau lingkungan hidup,” jelasnya.

Tiga Menteri RI Tanam Sementara Mangrove di Maros , Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi upaya penghijauan dan penanaman mangrove yang telah dilakukan Pemprov Sulsel bersama pihak lainnya di Sulsel, termasuk PT Pelindo.

“Secara khusus Pak Andi ini yang paten, saya kira kerjanya banyak, anda berkarya lah untuk daerah ini.  Ini momen yang bagus 77 tahun kita merdeka kita menujukkan Indonesia sekarang itu bangkit,” sebutnya.

Bahkan ia meminta untuk penanaman Mangrove Sulsel ditingkatkan menjadi dua kali lipat.

Baca Juga :  Mendagri Sebut Program Gubernur Sulel Jalan Sehat Anti Mager Sangat Luar Biasa

“Tadi Pak Gubernur bilang 1,7 juta pohon sudah ditanam, kalau boleh 4 juta begitu. Itu ditargetkan, orang mau nikah tanam mangrove atau mau aplikasi (mengajukan permohonan) apa. Tapi tempatnya disiapin,” sebut ucap Luhut Binsar Panjaitan. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

GENG SOLO VS GENG ISTANA: PERTARUNGAN ELITE DI TENGAH PERSOALAN RAKYAT, ADA APA DENGAN INDONESIA?

4 November 2026 - 17:27 WITA

KARHUTLA DI INDONESIA: ASAP PM2.5 MENGANCAM KESEHATAN, PEMERINTAH HARUS BERTINDAK TEGAS

13 Oktober 2026 - 19:07 WITA

BADKO HMI Sulsel: Presiden Harus Bertindak Tegas, Jangan Biarkan Disharmoni Antar Lembaga Negara Mengganggu Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

10 Juli 2026 - 17:24 WITA

Gelar Aksi di Polda Sulsel, FANATIK Siapkan Laporan Dugaan Penyimpangan Kasat Reskrim Bantaeng: “Jangan Sampai Publik Curiga Ada yang Melindungi”

18 Juni 2026 - 11:31 WITA

FANATIK Mengutuk keras Dugaan transaksional Balai BWS V sulbar

21 April 2026 - 17:37 WITA

Idul Fitri 1447 H: Republik Maruk, Program Gagap, dan Bayang-Bayang Krisis

21 Maret 2026 - 06:26 WITA

Trending di Edukasi
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/